|
o Dasar Hukum:
|
- Kep.Meninvestasi/Kepala BKPM No.37 tahun 1999 tentang pelimpahan kewenangan pemberian persetujuan dan fasilitasi serta perijinan pelaksanaan penanaman modal kepada Gubernur Kepala Daerah Provinsi
|
- Kep.Meninvestasi/Kepala BKPM No.38 tahun 1999 tentang pedoman dan tata cara permohonan penanaman modal yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing
|
- Perda No 29 tahun 2002 tentang pembentukan susunan Organisasi dan tata Kerja Lembaga Tehnis Prop Banten
|
- Kep Gubernur Banten No. 03 Tahun 2001 tentang pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Provinsi Banten
|
|
o Persyaratan:
|
|
1.
|
Formulir RPTKA
|
|
2.
|
Copy SP PMA/PMDN dan perubahan yang menunjukan TKWNAP disetujui
|
|
3.
|
Fotocopy ate pendirian perusahaan
|
|
4.
|
Laporan periode terakhir/laporan tahunan (A.3) untuk KPWNA
|
|
5.
|
Khusus bagi jabatan-jabatan di sektor pertambangan dan energi sub sektor minyak dan gas bumi, sektor jasa pelayanan medik, melampiri rekomendasi dari ditjen yang bersangkutan
|
|
6.
|
Khusus bagi pemohon perpanjangan/penambahan perubahan RPTKA
|
|
|
o fotocopy RPTKA sebelumnya
|
|
|
o alasan pelaporan diklat
|
|
|
o bukti laporan ketenagakerjaan yang telah disyahkan oleh kantor/instansi yang berwenang setempat
|
|
o Prosedur:
|
|
1.
|
Berkas permohonan disampaikan kepada Gubernur Banten cq Kepala BKPMD Provinsi Banten
|
|
2.
|
Berkas permohonan diproses
|
|
3.
|
Penandatanganan IKTA dan pengembalian berkas yang sudah ditandatangani tersebut
|
|
4.
|
IKTA disampaikan kepada pemohon dan tembusannya disampaikan kepada BKPM Pusat dan instansi yang terkait.
|
|
o Biaya
|
|
|
Belum ada ketentuan
|
|
o Waktu
|
|
|
5 hari kerja
|